Pertimbangan Penting Saat Memilih Ide Bisnis

Ada kalanya Anda memiliki sebuah ide bisnis yang sangat brilian. Namun, Anda ragu untuk melaksanakan ide tersebut menjadi bisnis yang nyata karena takut akan kegagalan. Untuk meminimalisasi hal tersebut, Anda harus mempertimbangkan hal-hal penting di bawah ini:

Keunggulan kompetitif
Hampir semua bisnis yang kita mulai akan mengalami persaingan. Saat memilih sebuah bidang bisnis, pertimbangkanlah apa yang kita bisa tawarkan kepada para pelanggan yang memberikan keunggulan berarti jika dibandingkan tawaran para pesaing. Berikan penekanan kepada keunggulan ini dalam setiap usaha atau strategi penjualan dan marketing Anda sejak awal. Keunggulan ini bisa berupa layanan yang lebih cepat, pemilihan produk yang lebih baik, harga yang lebih terjangkau, atau hal lain yang bisa ditawarkan pada pelanggan yang tidak bisa diberikan oleh pesaing.

Persaingan
Seberapa ketatnya persaingan dalam pasar yang Anda bidik? Mungkin konsep yang sama akan memberikan hasil yang lebih baik di pasar yang berbeda, dengan produk lain atau ceruk pasar yang berbeda. Selalu ingat, waktu yang paling memungkinkan bagi Anda untuk ‘memilih’ pesaing ialah saat belum memulai bisnis, bukan setelah terjun di dalamnya.

Besar-kecil pasar
Anda harus mempertimbangkan ukuran pasar potensial Anda, terutama jika Anda mempertimbangkan sebuah bisnis khusus dan terfokus pada area yang sempit. Ketahui apakah ada kolektor di dekat Anda yang mau mendukung toko khusus kolektor batik? Apakah pasar lokal cukup besar untuk mendukung restoran masakan Sunda Anda?

Hobi sering tetap menjadi hobi
Banyak orang mungkin memberikan saran pada Anda untuk mempertimbangkan hobi saat ingin memilih sebuah peluang bisnis. Pilihlah dengan cermat. Meskipun ada pengecualian untuk itu, banyak bisnis yang berdasarkan pada hobi justru gagal dalam meraih angka penjualan atau profitabilitas yang diharapkan oleh sang pendiri. Salah satu alasan mengapa ini bisa terjadi ialah bahwa banyak hobi memiliki peminat yang sangat sedikit, dengan segmentasi yang sangat khusus. Alasan lainnya yaitu bahwa sering ada begitu banyak orang berbakat dalam industri hobi apapun. Orang-orang  ini puas meski harus mengorbankan pendapatan potensial yang lebih tinggi dan menggiurkan hanya untuk bisa mengerjakan sesuatu yang mereka sangat nikmati. Dengan kata lain, pesaing Anda bisa sangat kaku.

Hindari persaingan yang tidak seimbang
Kecuali Anda berniat untuk melakukan penawaran saham pada masyarakat luas di pasar saham umum, mungkin Anda akan mulai dengan usaha yang berskala kecil dahulu. Lebih baik hindari untuk bersaing dengan usaha yang jauh lebih besar secara langsung, terutama jika usaha besar tersebut telah memiliki keunggulan tersendiri di pasar. Dalam hal ini, Anda harus bersabar, memulai perlahan dan berpikir lebih taktis daripada mati konyol.

Bidang yang berhubungan erat
Bila Anda tidak menekuni sebuah bidang bisnis yang tidak terlalu familiar dengan Anda, bisa dipastikan Anda harus belajar cukup banyak dan lama. Tak hanya harus menghadapi masalah yang kerap dihadapi usaha baru (seperti pesaing yang telah mapan dan memiliki posisi kokoh), pesaing Anda juga akan memiliki pengetahuan dan pengalaman yang jauh lebih banyak dan mendalam tentang bidang industri tersebut daripada Anda. Jika Anda sangat ingin terjun dalam bisnis yang relatif asing (baca: lain dari latar belakang pengalaman, pendidikan, atau keahlian Anda sebelumnya), Anda setidaknya harus mempertimbangkan membeli sebuah waralaba. Waralaba memberikan Anda kesempatan untuk belajar berbisnis dalam sebuah bidang usaha tanpa harus bersinggungan dengan risiko tinggi.