Memaknai Berhentinya Operasi Bisnis Groupon di 7 Negara

Situs ecommerce terkenal Groupon mengumumkan bahwa pihaknya akan merumahkan sekitar 1100 pekerja dan menghentikan operasi bisnisnya di 7 negara.

COO (Chief Operating Officer) Rich Williams yang memasuki posisi penting itu bulan Juni tahun kemarin menyatakan perampingan itu merupakan bagian dari perombakan perusahaan global itu. Pemangkasan pekerja akan dirampungkan bulan September tahun depan.

Sebagian besar perumahan karyawan yang mencakup 10 persen dari total pekerja di Groupon akan memengaruhi aktivitas bisnis dan layanan konsumen mereka di mancanegara. Kantor pusat Groupon di Chicago tetap tidak terpengaruh oleh efisiensi ini.

Williams mengatakan perusahaan akan menarik diri dari 7 negara yang dianggap tak lagi menguntungkan bagi mereka. Ketujuh negara itu ialah Maroko, Panama, Filipina, Puerto Riko, Taiwan, Thailand dan Uruguay. Groupon sudah meninggalkan pasar Turki, Yunani dan India Agustus lalu.