Bisnis Colgate Kian Terpukul

Perusahaan pasta gigi Colgate-Palmolive Co menyatakan akan mengurangi 3.300 karyawannya hingga Desember 2017 menjadi 3.800 posisi secara global.

Dilansir Reuters, Jumat 11 Maret 2016, perusahaan pasta gigi terbesar dunia itu mengatakan bahwa mereka harus melakukan pemangkasan karyawan lebih banyak di bawah perpanjangan program restrukturisasi menghadapi kondisi makro-ekonomi.

Menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS) telah membuat harga jual pasta giginya lebih mahal di pasar luar negeri. Perusahaan mendapatkan lebih dari tiga perempat keuntungannya dari luar AS.

Penguatan dolar telah memukul penjualan Colgate di kawasan Amerika Latin, yang merupakan pangsa pasar terbesar perusahaan.

Colgate sebelumnya sudah menyatakan mengharapkan untuk mengurangi sekitar 2.700 posisi pegawainya menjadi 3.200 posisi, dan menyelesaikan program restrukturisasi pada tahun ini.

Colgate berencana melakukan pengetatan anggaran dengan memangkas biaya-biaya pada rantai pasokan dan fokus pada perluasan pusat-pusat komersilnya. Perusahaan menargetkan biaya-biaya sebelum pajak mencapai US$1,59 miliar pada akhir Desember 2017.